Anda menutupi mulut Anda dengan batuk, virus corona ditularkan melalui air liur

Anda menutupi mulut Anda dengan batuk, virus corona ditularkan melalui air liur

Beritatrending.net- Presiden Dokter Indonesia (IDI) Daeng Mohammad Faqih mengatakan coronavirus coronavirus baru 2019 atau 2019-nCoV yang pertama kali muncul di Wuhan, Cina, bisa menular antar manusia melalui batuk dan bersin setelah makan makanan yang terkontaminasi dengan air liur virus orang yang terinfeksi. “Dari air liur cair, jadi jika batuk termakan makanan Kena Pajak maka itu juga bisa menular,” kata Daeng, Minggu 26 Januari 2020 di Jakarta.

Daeng mengatakan bahwa selain penularan dari hewan ke manusia, jenis baru virus corona dapat ditularkan melalui kontak dengan pasien atau orang yang terinfeksi virus. Penularan melalui kontak langsung dengan penderita bisa melalui pernapasan, semprot air liur, hit oleh bernapas atau batuk dari orang-orang yang positif terkena virus corona, atau menyentuh langsung ke makanan yang dikonsumsi orang-orang yang terinfeksi virus.

Untuk menghindari kontak dekat, maka masyarakat disarankan untuk tidak perjalanan ke lokasi penyakit. “Salah satu untuk menghindari virus yang tidak menghubungi pasien,” kata Daeng.

transmisi corona virus dari hewan ke manusia, makanan negara, di mana orang makan hewan yang membawa virus. Dalam kasus di Wuhan, Cina, pada nyeri pertama mereka adalah orang-orang yang telah makan sup ular. “Orang-orang tidak melakukan perjalanan ke daerah-daerah yang tidak ada penyakit, tetapi tidak terinfeksi,” katanya.

tindakan pencegahan lainnya mengenakan topeng, tetapi orang-orang dari Indonesia seharusnya tidak panik karena sejauh ini tidak ada kasus pasien positif terhadap coronavirus yang terinfeksi di negeri ini. Daeng juga mengatakan bahwa orang-orang selalu membuat hidup bersih seperti mencuci tangan sebelum makan. “Karena virus ini dapat mukosa jaringan dalam tubuh, maka mata mudah digosok hidung dengan tangan mereka, dan jika mungkin tangan selalu bersih, misalnya, ingin menyalin mata dan hidung, untuk seperti untuk makan, maka tangan harus dibersihkan dulu, “katanya,

Travel dimanipulasi, Machu Picchu di Peru dilengkapi Kamera

Pemerintah Peru untuk sejumlah kamera dipasang di lokasi wisata yang terkenal di dunia Machu Picchu. Keputusan terjadi setelah bulan lalu bahwa beberapa kamera yang dipasang di sana dibayangi oleh wisatawan asing.

“Kami akan memperkuat keamanan di Machu Picchu dengan memasang kamera berteknologi tinggi,” kata Yusuf Cukup, kepala arkeolog Taman Machu Picchu, pada 21 Januari 2020, seperti dikutip dalam asiaone.com.

Menurut cukup, sekitar 18 unit dari kamera akan dipasang di tiga titik strategis di daerah Machu Picchu dan beberapa akses di sekitar gunung. Diharapkan bahwa pemasangan kamera pengintai untuk memudahkan pengunjung dan otoritas pengawas untuk mencegah pelanggaran aturan dan jenis-jenis risiko. Beberapa drone akan digunakan untuk memantau keamanan.

Pada awal minggu kedua Januari 2020, lima orang diduga merusak situs warisan Machu Picchu perjalanan. Mereka telah dideportasi ke Bolivia dan dilarang untuk menginjakkan kaki di Peru 15 tahun yang lalu.

Dalam satu kasus warga negara yang berbeda dari Argentina, Nahuel Gómez, 28, dijatuhi hukuman denda US $ 360 atau sekitar Rp 4 juta dan harus membayar US $ 1.500 atau US $ 20 juta untuk Departemen Kebudayaan Peru, sebagai peningkatan uang atas penghancuran kuil matahari dalam suci Inca Gomez menerima tinggal tiga tahun dan empat bulan, tetapi meninggalkan Peru setelah membayar denda.

Baca juga: Kasus Virus Corona Terdeteksi Dinegara Singapura

Gomez mengaku telah membuat lempengan batu jatuh dari dinding candi. cukup panggilan Gomez telah menyebabkan kerusakan yang signifikan pada bagian dinding candi, menyebabkan integritas keseluruhan Machu Picchu rusak.

Machu Picchu 600 tahun sejarah adalah kompleks yang terdiri dari tiga bidang, yaitu pertanian, perubaham dan agama. Machu Picchu adalah tempat yang paling simbol dari penguasa Kekaisaran Inca lebih dari 100 tahun di wilayah barat Amerika Selatan atau Spanyol sebelum ditaklukkan pada abad ke-16.